The Power of "Kepo"

Written By Asep Irwan on Saturday, 26 March 2011 | 12:31

Sore itu saya sedang mempresentasikan satu materi kepada klien-klien saya. Ditengah-tengah presentasi tiba-tiba saja ada beberapa klien saya yang sedang asyik membicarakan satu bahasannya sendiri. Dengan reflek, saya mencoba menyapa mereka “ngomongin apaan sih kalian….?” Yah, kak asep kepo…..” tukasnya…. Kepo?? Apaan tuh??? Balasku…. Yah,,kak asep kepo lagi….” Saya: #?%&!*^#@^&@?)$%&@#

Usut punya usut akhirnya saya dapat mengetahui juga arti “kepo” itu sendiri. “Kepo” berarti mau/pengen tau aja. Yap,,Satu kosa kata baru lagi yang muncul di kamus bahasa gaul Republik Indonesia. Mungkin belum sepopuler “sotoy” atau “lebay” atau mungkin yang lain. Tapi untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya kata “kepo” ini sudah menjadi sangat umum.

Disini saya tidak membahas tentang asal usul munculnya kata “kepo”, tapi yang saya ingin sharing dengan teman – teman adalah tentang filsafat “kepo” itu sendiri. Sekilas jika diamati kata “kepo” memang terkesan memojokkan orang. Tapi menurut saya “kepo” adalah sifat yang bagus dan kalau perlu dijadikan kebiasaan.

Lho, kan kalau banyak tanya jadi bikin orang risih atau bisa dianggap kita malu-maluin?? Itu anggapan anda saja….menurut saya, sifat “kepo” tidaklah berlebihan….malahan bikin kita tambah pintar, karena jika kita punya rasa ingin tahu yang besar, maka kita akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan informasi yang ingin kita dapatkan. Dan efeknya ya sudah bisa ditebak, kita akan memiliki wawasan yang sangat luas dan akhirnya bisa membuat kita pintar. Bahkan arti “kepo” itu sendiri sebenarnya saya dapat karena rasa ingin tahu saya yang sangat besar. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, dalam perjalanan saya mencari arti kata “kepo” ternyata saya tidak hanya mendapatkan arti “kepo” saja tapi arti dari bahasa – bahasa gaul lainnya yang belum saya mengerti.

Ada suatu peribahasa yang mengatakan bahwa “malu bertanya sesat di jalan” kalau banyak bertanya?? Ya tidak masalah?? Namanya juga “kepo”…hehehe…… Bayangkan jika anda tidak memiliki sikap “kepo” ketika anda sedang mencari alamat seseorang di jalanan. Bisa-bisa anda tersesat, alamat nggak dapat, kesasar iya. Yah, malah apes jadinya…

Mario Teguh juga pernah berpesan bahwa jadilah kita sebagai manusia yang “Beginner” yang “Lucky”, yaitu orang yang seahli apapun, tetap memiliki sikap seorang “beginner/pemula” yang masih mau terus belajar dan punya rasa ingin tahu yang besar untuk mencapai kesuksesan.

So, jadikanlah “kepo” sebagai sifat yang selalu kita junjung tingi akan keberadannya. Lalu lihatlah apa yang akan terjadi……

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul The Power of "Kepo" yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 12:31

0 komentar:

Post a Comment