FIFA Tersandera Korupsi, Bukti Mafia Ada di Sepak Bola?

Written By Asep Irwan on Sunday, 31 May 2015 | 17:37

Gambar diakses dari www.tribunnews.com
Induk badan sepak bola dunia FIFA saat ini benar-benar sedang dirundung kabut hitam. Pasalnya beberapa pejabat eksekutif FIFA pada Rabu (27/Mei/2015) telah ditangkap di sebuah hotel di kota Zurich oleh kepolisian Swiss yang bekerjasama dengan FBI karena tuduhan tindakan korupsi yang berupa pencucian uang, pemerasan, dan penipuan transaksi. Selama 20 tahun terakhir ini para pejabat eksekutif FIFA tersebut diduga kuat terlibat korupsi dalam beberapa agenda dan proyek FIFA dengan nilai total mencapai lebih dari 100 juta dollar AS. Dengan adanya peristiwa ini banyak insan sepak bola kemudian memberi respon dan tanggapannya yang salah satunya tentang keberadaan mafia dalam dunia sepak bola. Pertanyaannya adalah apakah dengan tersandungnya FIFA dalam pusaran korupsi ini sepak bola memang telah disusupi mafia? Berkut ulasannya.

Sepak Bola Lahan Basah?
Memang tak bisa disangkal bahwasannya sepak bola kini telah menjadi industri yang sangat potensial dan menguntungkan. Ini terbukti dari meningkatnya daya dukung sepak bola baik berupa iklan dan project dan juga tingginya antusias pecinta sepak bola yang membuat keberadaan hak siar menjadi sangat diperhitungkan. Untuk kasus FIFA sendiri tentu saja tingginya euforia sepak bola sekarang jadi lahan (sangat) basah untuk bisa bermain di dalamnya. Dari sponsor, tiket event pertandingan, hak siar hingga penentuan piala dunia dan ragam kegiatan FIFA lainnya membuat pundi-pundi keuangan FIFA meningkat drastis dalam satu dekade belakangan ini.

FIFA Kebal Hukum?
Organisasi yang dipimpin kembali oleh Sepp Blatter untuk kelima kalinya ini memang dikenal sebagai badan yang kebal hukum dan anti intervensi. Entah apa sebabnya, yang jelas keadaan kebal hukum dan anti intervensi ini membuat siapapun atau badan manapun umumnya akan merasa bebas melakukan apapun termasuk tindak pidana. Namun dengan adanya peristiwa memberi tanda bahwa tidak ada satu pun organisasi yang bisa kebal hukum seperti FIFA. Menurut penulis, pengawasan dan transparansi memang diperlukan untuk membuat segalanya berjalan pada rel yang seharusnya. Namun jika mereka masih bersikeras memandang bahwa kegiatannya tak boleh diawasi dan diintervensi, maka jangan salahkan jika apa yang ada pada FIFA nantinya tak lagi dipercaya dan tak diakui oleh badan dan induk organisasi dibawah FIFA serta oleh elemen komponen sepak bola lainnya. FIFA dan organisasi sejenis seharusnya belajar dan mengambil hikmah dari peristiwa ini.

Nusantara, 31 Mei 2015

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul FIFA Tersandera Korupsi, Bukti Mafia Ada di Sepak Bola? yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 17:37

1 komentar: