Carlos Bacca, Dari Kenek Bus Hingga Jadi Pahlawan Sevilla di Piala UEFA

Written By Asep Irwan on Saturday, 30 May 2015 | 17:24

Sumber gambar diakses dari uk.eurosport.yahoo.com
Tidak ada yang tahu nasib atau masa depan seorang manusia, termasuk para pesepakbola. Seorang atlit memang memiliki latar belakang dan masa depan yang berbeda-beda. Ada yang dari zero menjadi hero dan sebaliknya. Carlos Bacca adalah contoh atlit pesepakbola yang memiliki cerita unik yang kini bisa disebut menjadi aktor pahlawan (hero) sebuah klub dari sebelumnya sosok yang bukan apa-apa. Bagaimana tidak, dalam final piala UEFA yang digelar Kamis dini hari (28/5/2015) kemarin, Carlos Bacca mencetak 2 gol dan 1 assist yang kemudian mengantarkan klubnya Sevilla menjadi juara piala UEFA untuk keempat kalinya setelah mengandaskan perlawanan Dnipro Dnipropetrovsk. Maka setelah didaulat sebagai man of the match pada pertandingan final tersebut, kini striker asal Kolombia itu pun menjadi buruan klub-klub besar Eropa. Lalu seperti apakah kisah hidup yang unik dari Carlos Bacca ini? Berikut ulasannya.

Menjadi Kenek Bus
Jauh dari bayangan sebelum menjadi pesepakbola profesional, Carlos Bacca menjalani kehidupannya yang serba sulit di negara asalnya Kolombia. Kemiskinan yang mencengkram keluarganya membuat dirinya harus mampu bertahan hidup dengan menjadi kenek bus atau asisten supir bus. Aktivitas sepak bola yang sangat ia gemari saat itu hanya ia lakukan di sela-sela pekerjaannya, itu pun hanya sekedarnya dan dimainkan di jalanan. Meski memiliki bakat sepak bola, namun Bacca yang telah berusia 20 tahun kala itu tidak terpikir untuk menjadi pesepakbola profesional, karena yang ada di kepalanya hanya mencari uang untuk menyambung hidup.

Mencoba Peruntungan
Suatu saat karena kecintaannya terhadap si kulit bundar ini selalu saja mengusiknya, maka pada tahun 2006, ia mencoba peruntungan dengan menajajal trial atau uji coba masuk skuad klub Atletico Junior, sebuah klub di Kolombia. Tak dinyana, ia diterima masuk tim Atletico dan langsung melakukan debutnya di kompetisi utama liga Kolombia. Musim gemilangnya bersama Atletico Junior dijalani Bacca pada tahun keempat dengan menjadi top skor liga sekaligus mengantarkan Atletico Junior menjadi jawara liga.

Mengarungi Kompetisi Eropa
Setelah sukses di negeri sendiri, Striker 28 tahun ini diminati dan ditransfer oleh Club Brugge dari Belgia. Di Eropa Bacca baru gemilang ditahun keduanya bersama Brugge dengan mencetak 28 gol dari 44 penampilannya di seluruh kompetisi. Dengan predikat pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik liga Belgia, Sevilla FC, kepincut dan memboyong Bacca dengan nilai transfer sebesar 7 juta euro. Dilevel kompetisi yang lebih ketat ini Bacca tak mudah untuk menjadi top skorer seperti apa yang bisa dilakukan pada dua klub sebelumnya. Namun dengan kesungguhan dan ketekunannya, Carlos Bacca kini mampu menghuni deretan pencetak gol terbanyak dan telah menjadi pujaan klub Rojiblancos dan timnas Kolombia.

Nusantara, 30 Mei 2015

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Carlos Bacca, Dari Kenek Bus Hingga Jadi Pahlawan Sevilla di Piala UEFA yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 17:24

1 komentar: