Vanishing Spray Untuk ISL 2015, Efektifkah Buat Prestasi Sepak Bola Indonesia??

Written By Asep Irwan on Friday, 27 March 2015 | 14:35

Sumber gambar diakses dari thetimes.co.uk
Penggunaan vanishing spray atau magic spray atau ada juga yang bilang spray penanda yang digunakan wasit saat freekick dalam kompetisi ISL musim 2015 tahun ini tentu membawa warna tersendiri bagi pesepakbolaan Indonesia. Bagaimana tidak, magic spray yang sedang populer di sepak bola Eropa tentu akan menjadi sorotan tersendiri saat kick off ISL (Indonesia Super League) dimulai beberapa bulan ke depan. Namun menurut penulis, PSSI yang sedang berusaha membuat kompetisi Indonesia berstandar internasional ini haruslah lebih fokus pada elemen utama dari tujuan memajukan sepak bola Indonesia.

Jangan Lupakan Sepak Bola Usia Dini
Satu hal yang harusnya kini menjadi perhatian PSSI adalah sepak bola usia dini. Mengapa demikian? Ini karena bukti sudah dihadirkan oleh beberapa generasi Timnas usia dini seperti Timnas U-19 yang memberikan gelar piala AFF tahun 2013. Lalu apa lagi yang ditunggu PSSI untuk lebih memperhatikan sepak bola usia dini? Berikan kesempatan lebih bagi anak-anak usia dini bukan hanya dengan membentuk Timnas, namun bentuk kompetisi reguler bagi mereka untuk bisa mengembangkan bakat dan kemampuannya.

Berantas Mafia Bola
Satu hal yang membuat pesepakbolaan Indonesia sulit meraih prestasi menurut penulis adalah mafia bola yang menggurita. Bukti otentik terbaru yang bisa menjadi gambaran betapa mafia bola di Indonesia ini masih kuat adalah munculnya sepak bola gajah dalam pertandingan semifinal divisi utama antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Dalam pertandingan yang menghasilkan lima gol bunuh diri ini tentu saja sangat mencoreng sepak bola Indonesia dimata internasional. Memang cukup berat untuk memberantas mafia bola ini, namun tanpa niat dan keseriusan yang nyata dari pihak terkait, sangat sulit buat Timnas untuk meraih prestasi-prestasi sepak bolanya.

Fokus Pada Sistem Pembinaan
Memang tak ada salahnya untuk membuat segala sesuatunya berstandar FIFA, namun ada baiknya PSSI lebih fokus pada sistem pembinaan yang ada. Jika kemudian kita sudah mulai tertinggal dari negara-negara Asia Tenggara macam Vietnam, Myanmar, Malaysia dan Singapura tentu bukan berarti pembinaan kita diam ditempat dan berjalan mundur. Ada kemungkinan juga yang terjadi bahwa negara-negara Asia Tenggara tadi berjalan dengan cepat hingga kemudian menjadikan sepak bola kita jauh tertinggal dan terlambat. Apa yang membuat mereka cepat bergerak? Tentu mereka membangun sepak bolanya dengan serius lewat sistem pembinaan yang berlevel Internasional, bukan hanya dari segi elementernya saja.

Nusantara, 27 Maret 2015

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Vanishing Spray Untuk ISL 2015, Efektifkah Buat Prestasi Sepak Bola Indonesia?? yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 14:35

0 komentar:

Post a Comment