Sumpah (Yang Terlupakan) Pemuda??

Written By Asep Irwan on Tuesday, 28 October 2014 | 16:41

Sumber gambar : http://www.iberita.com/wp-content/uploads/
Sumpah pemuda adalah sumpah sakral yang dicetuskan para para pemuda Nusantara 28 Oktober 1928 tahun yang lalu. Kini tepat 86 tahun sumpah itu telah dikumandangkan. Bagaimana nasib sumpah itu sekarang? Apakah pemuda – pemudi kita sudah bertanah air satu? Apakah mereka telah menjadi satu bangsa? Dan apakah mereka sudah mengakui bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan?. Sumpah pemuda kini diberada dipenghujung takdirnya. Meski keriuhan peringatan sumpah pemuda masih saja berlangsung, namun bisa saja itu hanya ceremonial saja. Beberapa catatan penulis berikut adalah kekhawatiran bahwa hakikat sumpah pemuda akan dilupakan oleh para pemudanya sendiri :

Pindah dan Kerja Ke Luar Negeri
Lulusan doktor dan professor di Indonesia sangat banyak. Namun sayang mereka lebih memilih luar negeri sebagai persinggahan kehidupan mereka. Sebenarnya kita tak bisa seratus persen menyalahkan keputusan mereka. Mereka ke luar negeri bukan tanpa sebab. Di Indonesia, keahlian mereka kurang dihargai. Dan justru diluar negeri lah mereka mendapat kenyamanan hidup dan bekerja. Ini harus menjadi catatan tersendiri buat pemerintah.

Bangga Dengan Produk Luar
Apa yang paling membanggakan kalian, memakai sepatu produk N**e dan Ad**as ataukah sepatu B**a buatan dalam negeri? Tentu kalian lebih bangga dengan sepatu N**e dan A**das kan? Ini tentu pelajaran yang amat berharga untuk pemuda – pemudi kita. Tanpa kebanggaan terhadap produk dalam negeri jangan harap negara ini bisa bangkit.

Wisata ke luar Negeri
Bagi kalian yang suka bepergian, destinasi mana yang sering kalian tuju? Luar negeri atau dalam negeri? Kini semakin mudahnya akses ke luar negeri membuat pariwisata negeri ini menjadi merana. Padahal kalau kita tahu, objek – objek wisata di Indonesia tak kalah bagus dan menarik dari luar negeri. Lihat saja bagaimana sekarang kita punya Raja Ampat, taman laut Bunaken dan pantai kuta yang telah mendunia. Apakah kita akan tetap menutup mata dengan itu semua?

Bahasa Inggris
Inilah kekhawatiran terbesar penulis. Para pemuda – pemudi negeri ini sekarang lebih bangga kalau dia fasih berbahasa Inggris. Bahasa Indonesia hanya dianggap sebagai pelengkap. Maka mereka tak tanggung – tanggung agar dirinya bisa berbahasa Inggris. Berbagai les dan kursus mereka tempuh agar ia lancar berbahasa Inggris. Maka tak ayal bagaimana Nilai UN mata pelajaran Bahasa Indonesia selalu jatuh dbanding pelajaran lain. Memang bahasa Inggris kini telah menjadi bahasa internasional yang penting untuk dipelajari, namun apakah dengan begitu kita akan begitu saja melupakan bahasa indonesia sebagai identitas kita bernegara? Ingatlah bagaimana para pemuda dulu dan Soekarno amat tidak suka dengan hal – hal berbau bahasa Belanda. Maka unsur – unsur Belanda pun akhirnya dihancurkan dan diganti dengan bahasa Indonesia.

Nusantara, 28 Oktober 2014

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Sumpah (Yang Terlupakan) Pemuda?? yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 16:41

3 komentar:

  1. Anak sekarang mah disuruh sebutin isi sumpah pemuda juga kagak bakal bisa.

    ReplyDelete
  2. para pemuda sadarlah segera ...!!!

    ReplyDelete