3 Resiko Menjadi Striker Sepak Bola

Written By Asep Irwan on Sunday, 19 April 2015 | 01:44

Sumber gambar diakses dari www.hi-wallpapers.com
Dalam sepak bola, posisi yang selalu digemari dan didambakan dalam permainan si kulit bundar ini adalah stiker (penyerang). Pujaan setinggi langit yang bisa didapatkan seorang striker karena keberhasilannya mencetak gol merupakan hal yang selalu diimpikan anak-anak saat akan menapaki dunia sepak bola. Meski sepak bola merupakan permainan tim, namun entah kenapa striker (penyerang) selalu mendapatkan porsi lebih besar dibanding dengan pemain di posisi lain. Penghargaan pemain terbaik dunia (Balon D’or) yang didominasi oleh sosok pemain yang bertugas mencetak gol ini merupakan bukti otentik bahwa posisi striker selalu mendapat kedudukan spesial. Tetapi yang ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dari seorang Striker yang justru bersiko bagi dirinya.

Tersingkir Dari Permainan
Dalam permainan sepak bola modern dimana para pelatih banyak yang suka memakai formasi dengan satu striker di depan, tentu hal ini akan menyulitkan posisi seorang striker. Persaingan diposisi ini sangatlah ketat. Terbatasnya waktu bemain akan didapat para striker jika pemain tak mampu menunjukkan penampilan terbaiknya yang berujung pada tak terpilihnya mereka dalam skema permainan pelatih. Berbeda dengan pemain di posisi lain seperti gelandang dan pemain bertahan, dimana banyak pos yang memang harus diisi. Maka dari sini seorang striker diharuskan mampu selalu tampil baik disetiap pertandingan agar pos yang amat terbatas di posisi depan ini bisa terus dipercayakan pelatih kepadanya.

Cedera
Reskio kedua jadi pemain depan (striker) adalah cedera. Striker yang bertugas mencetak gol ini pastinya akan selalu berhadapan dengan beberapa bek (pemain bertahan) dari lawan yang akan berusaha mencegahnya mencetak gol. Tak jarang para bek ini melakukan sliding tackle yang sangat membahayakan para striker. Maka dari itu pemain depan (striker ini) adalah pemain yang sangat rentan cedera jika dibandingkan dengan pemain diposisi lainnya.

Jadi Objek Sasaran Menurunnya Performa Klub
Terakhir, resiko yang tak jarang pula dialami para striker adalah jadi objek sasaran menurunnya performa klub. Ya, penurunan performa klub yang umumnya dikarenakan karena jarangnya meraih kemenangan ini tentu merupakan hal yang mungkin saja terjadi. Lalu apa yang menjadikan performa klub menurun? Memang sepak bola adalah permainan sebuah tim, namun proses kemenangan yang tercipta dari lesakan beberapa gol tentu akan selalu dialamatkan pada sosok striker. Maka jika seorang striker mandul (alias jarang mencetak gol), maka umumnya klub akan mengalami penurunan performa. Jika hal ini terjadi, maka para striker harus bersiap untuk mendapatkan kritikan pedas dan sasaran dari penurunan performa klub.

Nusantara, 19 April 2015

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul 3 Resiko Menjadi Striker Sepak Bola yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 01:44

0 komentar:

Post a Comment