Indonesia Berputar di Siklus 700 Tahun-an??

Written By Asep Irwan on Saturday, 17 May 2014 | 22:41

Sumber gambar : google.com
Sebuah aforisme mengatakan bahwa hidup seperti roda yang berputar. Tak ada kehidupan yang statis. Semua akan berproses dengan siklus yang ada. Dari kehidupan diri pribadi, keluarga, masyarakat hingga jalannya bangsa dan negara ini akan berputar seperti sebuah bianglala. Sebuah kincir besar yang bisa membawa kita pada puncak ketinggian disatu waktu dan bisa pula membawa kita pada puncak terendah disuatu masanya.

Negara kita (Indonesia) adalah negara yang memiliki sejarah yang amat panjang. Indonesia bukanlah 68 tahun yang lalu, namun Indonesia adalah Nusantara yang telah ada sejak Kerajaan Kutai dan Sriwijaya berdiri. Memang saat itu, wilayah kepualaun ini belum bernama Indonesia, tapi kejayaan kerajaan mereka pada akhirnya mempersatukan wilayah – wilayah yang ada. Kita mengenal sebuah kerajaan Buddha yang pertama kali mempersatukan nusantara itu adalah Sriwijaya. Pada abad ke – 7 dan 8 Sriwijaya dengan Balaputradewa sebagai rajanya mencapai masa kejayaannya dengan perekonomian yang maju dan pesat.

Tujuh ratus tahun kemudian muncul Kerajaan Majapahit yang mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Pada masa itu Majapahit memiliki wilayah yang amat luas hingga sampai negara tetangga Thailand. Kejayaan Majapahit memang amat membanggakan bagi warisan sejarah Indonesia saat ini. Bahkan kebangkitan nasional pada tahun 1908 lahir dari memori kejayaan Majapahit tokoh – tokoh kebangsaan waktu itu.

Kini Indonesia berada di Abad – 21, tujuh ratus tahun jilid ketiga dalam kalender masehi. Pertanyaannya adalah apakah Indonesia yang kini terpuruk akan benar – benar bangkit dan mencapai puncak kejayaannya lagi di abad 21 ini? Banyak anggapan yang mengatakan bahwa akan ada satria piningit atau ratu adil yang datang menyelamatkan Indonesia. Memang Indonesia sedang sangat membutuhkan pemimpin yang hebat sekaliber Balaputradewa atau Hayam Wuruk. Posisi pemimpin di negeri ini amat sakral untuk membangkitkan Indonesia. Betapa rontoknya Majapahit waktu itu sepeninggal Hayam Wuruk. Hingga kemudian perlahan kerajaan yang bermarkas di Trowulan ini hancur dan lenyap.

Terlepas dari benar atau tidaknya mitos siklus 700 tahun-an ini, kita sebagai penduduk di negeri ijo royo - royo sudah selayaknya harus tetap optimis dengan bangsa ini. Seburuk apapun kondisinya, tak semestinya kita berputus asa. Berjuang dan berusaha sebisa yang kita mampu adalah cara terbaik untuk menuju kejayaan Sriwijaya dan Majapahit. Tak usah melihat apa hasilnya nanti, yang penting kita terus berjuang dengan apa yang kita bisa, lalu hasilnya kita pasrahkan kepada Tuhan. Indonesia adalah tempat kita dilahirkan, tempat kita merangkak dan berdiri. Darah dan sari pati makanan yang diserap oleh tubuh ini tidak lain adalah makanan dan minuman dari tanah Indonesia. Dengan begitu apakah kita jadi tak peduli dengan bangsa ini. Bianglala Indonesia kini sedang berputar ke atas. Entah berapa tahun lagi kita bisa mencapai puncak bianglala, biarlah waktu yang menjawabnya.

Batavia, 17 Mei 2014
22 : 18

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Indonesia Berputar di Siklus 700 Tahun-an?? yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 22:41

3 komentar:

  1. Percaya bahwa akan ada waktu untuk indonesia mencapai puncak bianglala tersebut :)

    ReplyDelete
  2. Klo menurut saya sih, yang harus diselamatkan itu moral bangsa Indonesia dulu karena Indonesia itu rusak disebabkan sikap orang-orangnya yang nggak bener. Masak dari jaman Sriwijaya sampai SBY moral warga Indonesia nggak berubah?

    ReplyDelete
  3. mas samsir & mas wihikan : makasih udah mampir mas. Pokoknya kita harus tetap terus berjuang sampai takdir mempertemukannya ... hehehe :)

    ReplyDelete