Solusiku – Solusi Permanen Atasi Kemacetan Jakarta

Written By Asep Irwan on Sunday, 22 July 2012 | 21:40


Kawan, tahukah kalian bahwa Jakarta adalah peringkat ke – 3 kota paling macet se-Asia dan peringkat ke-5 se-dunia versi harian Analisa tanggal 27 Mei 2012. Ah, kan masih belum peringkat pertama?? Hello, mau jadi apa Jakarta kalo udah masuk predikat ter-macet sedunia!!! Kawan, disekitaran pemilukada Jakarta 2012 kali ini dimana banyak calon gubernur yang memiliki program mengatasi macet Jakarta, saya juga sebagai WNJ (Warga Negara Jakarta) tak mau ketinggalan untuk sedikit memantau agenda 5 tahunan tersebut. hehehe.....

Walhasil, dari hasil perenungan dan utak atik gathuk dari ilmu sosial yang pernah saya pelajari, maka lahirlah pemikiran versi-ku untuk solusi permanen mengatasi kemacetan Jakarta. Tak main – main, ini solusi permanen, bukan sementara lho, gila nggak tuh. Memang terkadang pemikiran saya agak menjurus ke arah sana diwaktu - waktu tertentu. Hahaha......

Sebenarnya sederhana, menurut teman – teman, untuk mengobati penyakit atau luka, lebih baik mengobati hanya dipermukaan saja atau sampai ke akar-akarnya? Tentu penyebab dari penyakit atau pengobatan sampai ke akarnya adalah solusi terbaik kan. Begitu pula dengan kota Jakarta, Jakarta telah mengalami penyakit kronis sejak kota ini menjadi pusat perekonomian Indonesia pada zaman awal orde baru. Yup, itulah penyebabnya, sumber permasalahan kemacetan Jakarta dan implikasinya sampai sekarang ini.

Kawan, kesalahan telah dibuat pemerintahan orde baru dengan kebijakan ekonominya yang terlalu Jawasentris pada umumnya dan Jakartasentris pada khususnya. Pembangunan pada masa itu terlalu terfokus pada Jawa dan Jakarta pada khususnya. Hasilnya, ya bisa kita lihat sekarang, semua orang ingin (atau terpaksa seperti saya) bekerja di Jakarta dengan fasilitas dan kondisi keuangan yang dimiliki, meninggalkan kampung halaman yang lebih dicintainya. Dalam bahasa ilmiahnya inilah mungkin yang disebut sebagai domino effect. Jakarta seperti terkena karma akibat ulahnya sendiri.

Lalu bagaimana solusi untuk mengatasinya? Ya kembali ke permasalahan awalnya yaitu mencabut akar dari asal muasal penyakit kronis yang diderita Jakarta saat ini. Yup, benar sekali, harus dilakukan desentralisasi (pemerataan) ekonomi di seluruh Indonesia. Pembangunan di daerah – daerah harus segera digalakkan. Seperti apa yang diungkapkan Jaques Boudeville dalam teori pusat pertumbuhannya, “pusat pertumbuhan bisa dimunculkan dengan sengaja dengan cara melakukan investasi secara besar-besaran di tempat yang dikehendaki”. Jika ini telah tercipta, saya jamin 100% orang-orang (termasuk saya) akan memilih daerahnya sendiri sebagai tempat bekerjanya daripada harus melakukan urbanisasi ke Jawa atau ke Jakarta. Sambil curhat-curhat dikit lah.... hahahaha......

Lalu siapa yang bisa melakukan hal ini? Tentunya orang-orang yang memiliki banyak uang dan tentu saja pemerintah Republik ini. Mudah-mudahan dari orang-orang yang telah disebut ada yang tersentuh dengan tulisan ini dan mampu melaksananakan serta membuat Jakarta sembuh dari penyakit menahunnya ini. Amiiiin.........

Rawabelong, 22 Juli 2012
Atas Nama Bangsa Indonesia
@Asepsandro_del

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Solusiku – Solusi Permanen Atasi Kemacetan Jakarta yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 21:40

1 komentar:

  1. nah bener banget tuh, gara gara terlalu Jakartasentris, semua orang jadi kemari. gue pribadi gamau kalo harus pindah ke daerah lain karena semua muanya udah ada di Jakarta. semoga postingan ini dibaca sama orang pemerintahan yah ._.

    ReplyDelete