Berputar Dalam Bayang Primordialisme Metropolis

Written By Asep Irwan on Wednesday, 4 July 2012 | 14:25


Antara Metropolis dan Nekropolis
Susah di jawab susah di terka
Bak menawar lautan yang telah asin
Dua dunia kontras dan penuh dimensi keangkuhan

Sejurus angkara murka dihadapan mata
Datang silih berganti menunggu giliran
Aku rindu riuh redam namun ku cemburu buta pada kebisingan akut
Terancam kepunahan oleh seleksi alam yang makin mengganas

Bertahan di sini dengan perjuangan meraih esensi diri
Diselimuti tiga puluh derajat celcius disepanjang harinya
Kota impian dengan sejuta harapan
Harapan yang berujung ketundukan dan kepasrahan

Berputarlah di roda itu
Berfantasilah seliar-liarnya
Nikmati aroma kemewahan primordialisme
Berbayang dalam keanggunan kompensasi moneter amoral

Rawabelong, 04 Juli 2012
@Asepsandro_del

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Berputar Dalam Bayang Primordialisme Metropolis yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 14:25

0 komentar:

Post a Comment