Merdeka Atau Lebaran ...??

Written By Asep Irwan on Tuesday, 4 September 2012 | 20:29


Dua minggu yang lalu kita telah memperingati dua peristiwa besar di kawasan Republik Indonesia yaitu dirgahayu kemerdekan RI ke-67 dan lebaran atau hari raya Idul Fitri 1433 H. Dua momen ini secara konteks dan meaning memiliki hakikat yang hampir sama. Jika dirgahayu kemerdekaan dapat dimaknai sebagai hari kemenangan dan kebebasan dari belenggu penjajahan, maka hari raya idul fitri dapat dimaknai sebagai hari kemenangan setelah 30 hari berpuasa. Pertanyaannya adalah apakah HAKIKAT kemerdekaan dan kemenangan yang PALING SEJATI?? Apakah hal itu ada dan terdapat pada salah satunya atau ada pada kedua momen tersebut??

Menurut pendapat saya, yang paling berhak mencapai kemerdekaan dan kemenangan sejati pada dirgahayu RI adalah mereka para pahlawan yang telah berjuang pada masanya. Sedangkan orang-orang atau manusia pada masa sekarang menurut saya tidak berhak mendapatkan kemerdekaan sejati karena mereka tidak berjuang melawan penjajah, mereka HANYA menikmati hasil kemerdekaan saja. Sedangkan momen lebaran atau idul fitri juga merupakan hakikat kemerdekaan atau kemenangan sejati bagi orang-orang YANG TELAH menjalankan ibadah puasa 30 hari penuh. Sedangkan bagi mereka yang tidak berpuasa maka tidak ada hak bagi mereka untuk meraih kemenangan dan kemerdekaan sejati di hari idul fitri.



Kawan, menurut saya, kemerdekaan atau kemenangan SEJATI adalah sebuah keadaan setelah berjuang atau berproses, apapun hasil yang diperoleh dari perjuangan tersebut, karena yang paling berhak menentukan hasil dari proses itu hanya Alloh SWT. Jika seseorang mengatakan berlebaran, tapi ia tidak berpuasa, itu sama saja ia mengatakan telah menikmati indahnya panorama air terjun tapi tidak benar-benar tidak pernah berada ditempat, namun hanya dari penglihatannya di televisi. Tidak real, SEMU dan fana. Karena sesungguhnya kenikmatan sejati dari panorama air terjun itu butuh perjuangan fisik dengan berjalan berkilo-kilo meter untuk mencapai loakasi air terjun.

Walhasil, kalau bisa kita jawab pertanyaan diatas, maka orang-orang atau manusia zaman sekarang hanya mampu meraih kemerdekaan dan kemenangan sejati pada momen lebaran atau idul fitri, bukan pada momen dirgahayu RI. Maka dari itu perlulah kita bersama-sama lebih MEMAKNAI idul fitri kali ini dan seterusnya dengan jiwa yang merdeka sejati-jatinya. Jadi sekali lagi menurut saya, dari penjelasan sebelumnya, bisa kita simpulkan bahwa sebagai umat muslim janganlah sampai perayaan momen dirgahayu RI melebihi perayaan lebaran idul fitri. Karena sesungguhnya engkau adalah manusia yang ditakdirkan untuk berjuang pada pada zamannya, dimana anda sudah disajikan nikmat kemerdekaan dari para pendahulu anda. Jika anda ingin mendapatkan kemerdekaan dan kemenangan sejati maka anda harus MENCARI cara perjuangan anda yang dapat mengantarkan anda pada kemerdekaan dan kemenangan sejati.

Ditulis di Lumajang, Jawa Timur - Diupload di Jakarta (Merdeka 2012, Lebaran 1433 H)
@asepsandro_del

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Merdeka Atau Lebaran ...?? yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 20:29

0 komentar:

Post a Comment