Pemilu Rahasia? Berakhir Sudah ...

Written By Asep Irwan on Sunday, 22 June 2014 | 02:17

Sumber gambar : google.com
Luber dan Jurdil, adakah dari kalian yang masih mengenalinya? Beberapa hari ini olah pikir saya telah menghasilkan satu asumsi dan dugaan tentang asas pemilu ini. Pemilu dan pilpres memang telah banyak menguras perhatian khalayak ramai, termasuk saya. Beberapa tulisan sebelumnya adalah bukti tak terelakkan bahwa pemilu telah menjadi salah satu sorotan saya. Tapi sudahlah, apapun argumentasi kalian, saya hanya berharap bahwa Indonesia akan bisa jauh lebih baik lagi dari sekarang, itu saja. Ok, kembali pada tema, apakah kalian mengenal apa itu “luber dan jurdil”. Saya berharap sih kalian sudah faham. Saya jadi merasa ngeri kalau asas pemilu ini banyak yang belum mengenalnya.

Seperti yang telah saya nyatakan tadi bahwa akhir – akhir ini saya punya asumsi dan dugaan tentang asas pemilu “luber dan jurdil”. Saya sangat berharap bahwa asumsi dan dugaan saya ini salah besar. Jadi asumsi saya adalah bahwa banyak orang yang sudah tak mengenal asas pemilu ini lagi. Sekali lagi saya berharap dugaan ini salah besar. Asumsi ini tidak muncul begitu saja. Sejak pemilu 2014 bergulir beberapa bulan yang lalu, saya mulai mengamati, dan sejak pemilu bergerak pada pemilihan presiden (pilres) akhirnya asumsi ini lahir.

Sekarang kita bahas saja apa itu luber dan jurdil. Luber adalah akronim dari langsung, umum, bebas dan rahasia, sedang jurdil adalah jujur dan adil. Luber dan jurdil adalah asas atau jargon dari pemilu di Indonesia. Inilah yang saya pelajari sejak bangku sekolah dasar dan mudah – mudahan asas ini masih tidak berubah. Dalam asas pemilu tadi ada kata Rahasia. Rahasia menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah sesuatu yang sengaja disembunyikan supaya tidak diketahui orang lain. Dari definisi itu coba sekarang kita korelasikan dengan situasi pemilu saat ini. Apakah unsur rahasia yang dimaksud masih terjaga atau sudah berakhir? Saya pikir inilah yang mungkin harus jadi renungan kita semua.

Saya beranggapan bahwa teknologi sekarang telah membuat pemilu lebih tak lagi bersifat rahasia. Masih belum faham? Coba anda lihat lini masa twitter anda. Silahkan anda cek beranda facebook anda. Apa yang terlihat di lini masa dan beranda anda saat – saat ini? Saya hampir yakin 100% bahwa tweet atau posting - posting yang ada disana didominasi tema pilpres dan kawan - kawannya. Tak peduli dari mana datangnya, tak peduli dari mana asalnya, silahkan teman – teman analisa sendiri. Bagaimana dengan pemilu 2004 dan 2009 yang sebelumnya? Meski tanpa data yang jelas, saya bisa menebak dan yakin bahwa faktor kebocoran rahasia saat pemilu 2004 dan 2009 kala itu tak semassif seperti sekarang.

Menurut saya mulai sekarang anda perlu berhati – hati lagi menggunakan teknologi yang anda miliki. Twitter dan facebook adalah sebagian teknologi yang saya maksud. Kenapa Twitter dan Facebook? Karena kedua jenis social media ini merupakan sarana yang paling mudah dan murah untuk menjebol ruang – ruang kerahasiaan itu. Twitter dan Facebook saat ini memang telah menjadi ruang aktualisasi dan ruang ekspresi baru yang menyenangkan bagi sebagian besar orang. Tak terkecuali bagi saya sendiri. Namun apakah layak dan pantas hal – hal yang bersifat rahasia kita share ke sosial media? Bagi beberapa orang membagikan beberapa rahasia ke sosial media memang tak ada masalah. Tapi bagi saya sih rahasia tetaplah rahasia, harus disembunyikan seperti definisi KBBI tadi.

Eksistensi diri memang sesuatu yang bagi beberapa orang perlu atau bahkan wajib diaktualisasi. Tapi menurut penulis, anda mesti perlu berpikir lagi seberapa penting dan seberapa perlu eksistensi itu diwujudkan. Beberapa orang melakukan ini demi mengejar popularitas dan ketenaran. Tapi ternyata hasil yang diinginkan tak seperti yang diharapkan, bahkan dalam beberapa kasus, yang terjadi malah hal yang berkebalikan. Jadi sekali lagi lebih bijak dan berhati – hatilah ketika bermain social media. Dalam social media, ada sesuatu yang bisa anda share dan ada juga sesuatu yang tidak perlu anda bagikan. Tak semua hal dari hidup anda bisa anda bagi. Perlu kejelian dan ketelitian khusus untuk memilah – milah hal - hal yang bisa dishare dan tidak. Dan inilah memang hal yang sulit dilakukan bagi sebagian orang termasuk saya.

Pemilu adalah agenda besar yang banyak menyedot banyak perhatian. Hampir semua akun twitter dan facebook di Indonesia telah melakukan tweet atau post tentang hal ini. Pemilu itu rahasia, dan kita sepertinya harus lebih banyak belajar tentang hal ini. Tak perlu khawatir dengan apa kata orang. Selama pemilu itu diperuntukkan bagi semua orang, kita punya hak untuk menutup rapat pilihan kita. Tak ada yang bisa menggugatnya, bahkan presiden sekalipun.

Batavia, 22 Juni 2014
1 : 54 AM

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Pemilu Rahasia? Berakhir Sudah ... yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 02:17

9 komentar:

  1. mungkin banyak orang yang salah menganggap Rahasia...
    dikiranya rahasia dalam pemilu itu adalah membuka aib rahasia calon atau membuat berita palsu dengan akun rahasia... #kayaknya

    ReplyDelete
  2. Memang benar, sekarang tidak rahasia lagi. Udah buka-bukaan mau dukung siapa. Termasuk aku. Hehehe

    ReplyDelete
  3. Iya bener, walaupun gue belum milih tapi otak ini udah dikasih asupan dari banyak banget tweet yang muncul di TL hehehe

    ReplyDelete
  4. Iya pemilu itu rahasia, saking rahasianya nanti tiba-tiba udah ada presiden yang kepilih *eh

    ReplyDelete
  5. @mas how haw : mungkin jg seperti itu. @mas iqbal : hati - hati lagi menggunakan social media. @mbak nurizka :sosmed memang punya 2 sisi mata pisau. @mas eka : maksudnya bukan pemilunya yg tiba - tiba jadi rahasia, tp asas didalamnya yang rahasia.

    ReplyDelete
  6. walaupun gue milih presiden masih 5 tahun lagi, tapi di pemilu ini gue cukup menaruh perhatian sama hasil debat-debat itu di tipi wkwk

    ReplyDelete
  7. @auliza : Silahkan nikmati saja dulu aksi orang - orang di politik itu. Semoga tak terlalu muak dibikin olehnya. hehehe... :)

    ReplyDelete
  8. gan, gambarnya dipinjem di sini gan :

    https://gagalpahampisan.wordpress.com/2015/08/31/pemilu-masih-luberahasia-gagalfaham-com/

    ReplyDelete