Jakarta Night Religious Festival 2013 Memang Meriah, Tapi ....

Written By Asep Irwan on Tuesday, 15 October 2013 | 15:06

Sumber gambar : google
Banyak hal yang bisa kita petik dari beragam peristiwa disekitar kita. Jika ada kritik mendatangi kita, itu wajar karena kita seorang manusia, tidak ada yang sempurna. Kali ini boleh dikatakan saya melakukan kritik pada satu objek event Jakarta kemarin malam, memang itulah salah satu yang ingin saya sampaikan. Tapi, mudah-mudahan dengan adanya kritik dan masukan dari saya dan mungkin dari masyarakat lain, acara Jakarta Night Religious Festival (JNRF) 2013 kemarin malam bisa lebih baik lagi untuk tahun – tahun kedepannya. Lagi pula JNRF 2013 ini adalah pertama kali diadakan, jadi menurut saya sangat wajar jika masih ada beberapa kekurangan disana – sini.

Penasaran dengan pemberitaan di TV, selepas maghrib, bersama teman, saya berangkat ke Silang Monas, tempat berlangsungnya Jakarta Night Religious Festival (JNRF) 2013. Karena area Monas dan MH Thamrin sudah ditutup, memaksa kami harus memarkir kendaraan diluar IRTI Monas. Dari daerah Jl. Abdul Muis, kami berjalan kaki menuju Silang Monas. Sampai di daerah Monas pukul 19.00 pengunjung JNRF terlihat sudah memadati kawasan alun – alun Jakarta ini.

Sebelum pagelaran JNRF digelar dipanggung utama silang Monas, ada pertunjukan bedug dan takbir keliling dari beberapa perwakilan kelurahan se-DKI Jakarta. Kawasan Monas semakin ramai dan meriah dengan kedatangan parade bedug tersebut. Kira – kira pukul 19.30 acara JNRF dipanggung utama dimulai. Acara sendiri dibuka langsung oleh bapak gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

Parade Bedug/Dokumentasi Pribadi
Setelah pembukaan oleh bapak gubernur Jokowi, JNRF 2013 mulai menunjukkan aksinya. Berbagai musik religi, drama teatrikal dan tausiyah menghibur warga Jakarta. Selain persembahan dari beberapa ormas dan group musik, beberapa artis ternama juga hadir dalam acara ini, seperti Opick, Sulis, Debu, Siti KDI dan Cici Paramida. Beberapa wartawan dan para pedagang terlihat juga bergerilya melakukan peran dan perkerjaannya.

Dari keseluruhan acara, saya punya satu catatan penting untuk direnungkan bersama. Menurut saya karena konsep JNRF adalah takbir dan tabligh, maka mustinya ada keseimbangan antara acara musikalitas dan tausiyah (tabligh). Nah kemarin malam itu acara musiknya terlalu banyak. Memang ada tausiyah atau ceramah dari seorang ustadz, tapi yang disayangkan adalah kenapa porsi hanya satu kali saja. Padahal ketika sang ustadz ini menyampaikan tausiyahnya, para penonton menyimak dengan seksama. Artinya sebenarnya penonton juga tidak keberatan bahkan mungkin senang jika ada JNRF ini diselingi dengan penyampaian tausiyah dari beberapa ustadz.

Panggung Utama JNRF 2013/Dokumentasi Pribadi
Menurut saya, acara ini sangat berpotensi untuk menjadi lebih baik lagi tentunya untuk pengembangan Iman dan Taqwa pribadi dan masyarakat. Karena antusiame warga sangat besar untuk menghadiri JNRF kemarin malam. Maka saran saya untuk bapak Jokowi dan pemrov DKI Jakarta adalah tolong rundown acara dipanggung utama disusun kembali lagi dengan menyesuaikan konsep takbir dan tabligh yang telah direncanakan. Tentunya dengan menambah porsi tausiyah dari para ustadz, acara ini akan semakin berkah dan saya yakin akan semakin banyak diminati warga Jakarta.

Pada prinsipnya saya sangat setuju dan mendukung konsep acara JNFR ini. Saya tahu niat baik dari bapak gubernur Joko Widodo dan pemprov DKI Jakarta mengadakan acara ini. Namun beberapa hal yang telah saya sampaikan mungkin bisa jadi bahan pertimbangan dan perlu jadi koreksi untuk panitia JNRF selanjutnya. Akhirnya saya mewakili salah satu warga Jakarta berharap semoga daerah yang dipercaya menjadi ibu kota Indonesia ini mampu menjadi kota panutan yang baik disegala bidang kehidupan bagi kota – kota lain untuk kedepannya. Amiin.... :)

Rawabelong, 15 Oktober 2013
@asepsandro_del

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Jakarta Night Religious Festival 2013 Memang Meriah, Tapi .... yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 15:06

0 komentar:

Post a Comment