Monday, 7 November 2011

Mengapa Harus Belajar Sejarah….???


Buat apa sih kak belajar sejarah?? Yang lalu biarlah berlalu!! Nggak perlu diungkit – ungkit lagi…. dst!! Iya kan?? Itu adalah ungkapan dari beberapa klien saya yang sering saya dengar ketika belajar sejarah. Ketika muncul pertanyaan dan pernyataan tersebut, saya kemudian menjadi sangat prihatin sekaligus binggung atau galau kata anak sekarang. Menjadi sangat prihatin karena ternyata selama beberapa tahun belajar sejarah mereka belum mengerti arti dan hakikat belajar sejarah. Menjadi binggung dan galau karena kemudian saya menjadi bertanya – tanya mau dibawa kemanakah pendidikan ini??

Ketika klien saya selesai dengan ungkapannya, saya tidak langsung bergegas menjawab. Biasanya saya menunggu sejenak sampai kelas mencapai suasana kondusif. Hal ini saya lakukan karena saya merasa permasalahan ini adalah persoalan yang krusial dan penting serta perlu segera dijawab secara serius. Segera setelah kelas menjadi tenang, saya langsung mencoba memberi penjelasan kepada mereka tentang alasan mengapa sejarah penting untuk dipelajari.

Sejurus kemudian saya menjadi teringat tentang penjelasan dosen saya di kampus. Akhirnya saya mencoba memberikan arahan kepada klien yang kurang lebih seperti apa yang dosen saya katakan. Waktu itu dosen saya memberikan ilustrasi tentang orang yang belajar sejarah layaknya seperti orang yang sedang berkendara di jalanan. Apa hubungannya?

Begini ceritanya, kehidupan itu berjalan mirip seperti orang yang sedang berkendara di jalanan. Pada kendaraan pasti ada yang kaca depan dan kaca spion. Iya kan? Nah, ketika kita berkendara, kita lebih banyak melihat kaca depan atau kaca spion? Pastinya kita lebih banyak lihat kaca depan kan. Tapi, ketika kita akan berbelok, putar arah atau mungkin mundur, maka kaca manakah yang akan kita perhatikan? Tentunya kaca spion kan. Nah, kaca spion itulah sejarah.

Sejarah akan berfungsi ketika seseorang atau negara akan melakukan hal – hal yang tidak biasa, yang belum pernah dicoba, atau mungkin juga hal – hal yang besar dan menyangkut pilihan untuk masa depan. Seperti halnya keadaan yang mengharuskan kita berbelok, putar arah atau mundur, itulah sikap dan keputusan kita dari beragam pilihan dalam mengarungi kehidupan.

Memang prosentasenya adalah lebih dominan melihat kaca depan daripada melihat kaca spion. Namun, sekecil apapun peranan si kaca spion, manusia masih sangat memerlukannya. Jadi kalau kemudian muncul ungkapan “yang lalu biarlah berlalu” dalam beberapa motivasi, menurut saya kalimat tersebut belumlah lengkap. Kalimat yang seharusnya adalah “yang lalu biarlah berlalu, kita ambil hikmahnya dari yang lalu”.

Menurut saya, cobalah kita berpikir rasional dan jernih,,hilangkan sifat – sifat apriori dalam diri kita. Toh, sejak peristiwa Gerakan 30 September 1965 sampai saat ini kita masih konsisten dengan slogan awal bahwa komunis adalah bahaya laten. Dan kenyataannya komunis tak pernah muncul lagi pasca tragedi ‘65 tersebut. Itu artinya kita selalu ingat dengan masa lalu dan belajar dari masa silam dari sejarah kelam 1965 tersebut.

Akhirnya saya melengkapi pembahasan saya tentang pentingnya belajar sejarah dikelas dengan suatu contoh nyata. Karena saya pengemar sepak bola, maka saya pilihkan kisah kesuksesan dari Manchester United ketika berhasil menjuarai Liga Inggris di tahun 2010/2011.

Kesuksesan Manchester United (MU) merajai Liga Inggris dengan gelar ke-19-nya musim 2010/2011 yang lalu tidak terlepas dari pembelajaran sejarah skuadnya dari musim sebelumnya. Pada akhir musim 2009/2010, MU yang kala itu hanya berselisih satu poin dari pemuncak klasemen Chelsea ingin mengambil 3 poin di kandangnya Old Trafford. Namun, kekalahan 1-2 membuat MU harus melupakan gelarnya terbang ke Stamford Bridge (markas Chelsea).

Pada musim selanjutnya (2010/2011), terjadi kondisi yang hampir sama dengan musim sebelumnya di akhir – akhir kompetisi. MU yang waktu itu memimpin klasemen sementara dengan selisih 3 poin dari Chelsea bertekad mengamankan posisinya sekaligus menghapus kenangan pahitnya musim lalu. Pertemuan di Teater of Dreams (Old Trafford) akhirnya dimenangkan pasukan setan merah (MU) dengan skor 2 – 1 dan sekaligus mengukuhkan MU sebagai raja Premier League (Liga Inggris) dengan trophy terbanyak.

Demikianlah penjelasan saya dikelas ketika beberapa dari klien saya bertanya atau mungkin memberikan pernyataannya tentang belajar sejarah. Semoga bermanfaat…….

Related Post



3 komentar:

isnahudamuhamadin said...

kenapa belajar sejarah?
krn : wajib bos, lek g belajar sejarah / oleh nilai elek engkok g munggah kelas. He..he...

arie akbarindo said...

I agree with u..
:D

Anonymous said...

jd kalo menurutmu apa hakikat belajar sejarah? penting nih buat tugas

Post a Comment