GUE…GUE…. ELO…ELO…….

Written By Asep Irwan on Tuesday, 24 May 2011 | 10:23


Teringat salah satu pernyataan dari klien saya tempo hari, sewaktu saya akan mengajar di kelas klien saya tersebut. Waktu itu adalah jam terakhir untuk pembelajaran intensif persiapan SNMPTN 2011. Pembelajaran intensif ini dilakukan setiap hari dimulai jam 08.30 sampai dengan jam 14.30. Namun untuk kelas prioritas atau kelas diatas kelas reguler lah, pembelajaran berlanjut lagi sampai pukul 16.30. Dan kebetulan saya saat itu mendapat jam terakhir di kelas prioritas.

Sebelum mengajar dikelas prioritas tersebut saya mengajar kelas reguler. Setelah jam akan berakhir ada beberapa klien kelas reguler yang menginginkan jam tambahan kepada saya. Dengan penuh semangat mereka meminta jam tambahan itu kepada saya. Karena ada jadwal kelas lain (yaitu kelas prioritas tadi) jadinya saya nyatakan tidak bisa.

Kembali ke cerita awal, ketika saya memasuki kelas prioritas dari klien saya tersebut, terdapatlah pemandangan hamparan manusia – manusia penuh rasa capek, rasa lemas dan sebagian besar dari mereka mencoba menaklukkan rasa itu dengan cara tidur. Dari sisi lain saya merasa agak jengkel, sisi lain saya merasa kasihan. Teman-teman mungkin bisa membayangkan betapa capeknya belajar delapan jam, apalagi di jam terakhir. Dengan maksud mencoba membangkitkan semangat kelas, akhirnya saya menceritakan kejadian dikelas reguler sebelumnya yang antusias meminta jam tambahan. Namun yang saya dapatkan adalah pernyataan dari klien yang membuat saya mengingat prinsip hidup saya yang terlupakan dalam amnesia tingkat menengah.

Klien saya berkata : “Jangan bandingkan kelas kita dengan kelas yang lain dong….”. Ya…perbandingan, saya jadi teringat lagi salah satu prinsip hidup saya yang sempat memudar. Jangan selalu membanding-bandingkan seseorang yang satu dengan seseorang yang lain. Karena saya juga orangnya paling sebel kalau dibanding-bandingkan. Saya adalah saya….kamu adalah kamu. Gue…gue…. Elo…elo….

Kita harus menghormati segala perbedaan yang telah diciptakan tuhan. Bukti nyata bahwa tuhan menciptakan setiap manusia itu berbeda adalah sidik jari. Sidik jari kita sudah cukup mewakili bahwa perbedaan itu ada. Jadi janganlah kita selalu membanding-bandingkan orang. Karena mereka adalah mereka. Mereka punya jalan dan cara yang mungkin tidak terpikirkan oleh kita tentang apa yang sebenarnya untuk dirinya. Kita harus menghormati hak dan privasi mereka. Seperti halnya yang diajarkan oleh John Lock, jauh sebelum negara ini merdeka. John Locke adalah salah seorang pemikir dalam sejarah Revolusi Perancis (1790 – 1795) yang menganjurkan adanya undang-undang dalam kerajaan Perancis dan mengajarkan kepada semua manusia agar selalu menghormati hak-hak hidup manusia yang lain.

Kembali ke laptop….atau kembali ke cerita…. Dari kejadian tersebut akhirnya saya mendapatkan pelajaran yang sangat berharga itu lagi, karena dengan kejadian itu saya sembuh dari amnesia tingkat menengah sebelum menuju ke amnesia tingkat akut. Terima kasih untuk kelas prioritas Meruya, terima kasih untuk Intan, klien saya yang paling merdu suaranya, karena suaranya yang serak-serak basah. Hehehe…… :)

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul GUE…GUE…. ELO…ELO……. yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 10:23

0 komentar:

Post a Comment