Merawat Tradisi Diskusi Ilmiah dan Belajar Bersama Dalam Forum Maiyahan

Written By Asepsandro on Monday, 27 January 2025 | 13:32

Foto: Forum Maiyah Kenduri Cinta, Jakarta/Dokumentasi Kenduri Cinta

Diskusi dan belajar bersama merupakan salah satu kegiatan dan tradisi yang sudah lama ada dan dilakukan oleh sekelompok orang dengan tujuan mendapat ilmu dan pengetahuan. Bahkan begitu pentingnya kegiatan diskusi ini, para pejuang kemerdekaan pun sering melakukannya agar tujuan membebaskan Indonesia dari penjajah bisa terealisasi. Sebut saja seperti Sutan Sjahrir, M. Natsir, Muhammad Hatta, Soekarno, H.O.S Cokroaminoto dan pejuang lainnya, seringkali menggelar diskusi.

Meski kemudian forum-forum diskusi ini sempat mengalami pemberangusan di masa penjajahan dan orde baru, tapi kenyataannya, aktivitas diskusi tetap mendapatkan tempat di masyarakat hingga saat ini.

Forum Maiyah, Belajar dan Diskusi Bersama

Salah satu forum diskusi dan belajar bersama yang kini masih eksis dan bisa kita ikuti adalah Maiyah (Maiyahan). Maiyah sendiri berasal dari bahasa Arab yaitu ma'a yang berarti bersama dan ma'iyatullah yang berarti kebersamaan dengan Allah. Secara sederhana Maiyah memiliki makna dan bisa diartikan sebagai kebersamaan.

Maiyah sendiri adalah lingkup atau lingkar besar dari beberapa forum diskusi dan belajar bersama di Indonesia yang diinisiasi oleh Emha Ainun Nadjib (Cak Nun). Jadi dalam maiyah ini ada beberapa forum di berbagai kota yang tersebar di seluruh Indonesia. Sebut saja misalnya Kenduri Cinta di Jakata, Mocopat Syafaat di Jogja, Bang Bang Wetan di Surabaya, Gambang Syafaat di Semarang, Padhang Mbulan di Jombang dan lain sebagainya.

Foto: Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) dalam forum Maiyahan/dokumentasi pribadi

Dari beberapa lingkar maiyahan yang ada, Kenduri Cinta merupakan salah satu forum yang sering saya ikuti. Kenduri Cinta yang sudah eksis selama 24 tahun hingga saat ini, diadakan setiap satu bulan sekali di Taman Ismai Marzuki, Jakarta. Saya sendiri mulai aktif mengikuti Kenduri Cinta sejak tahun 2012 hingga tahun 2016 karena harus kembali ke kampung halaman.

Meski sudah tidak aktif langsung datang ke Kenduri Cinta, saya masih mengikuti forum ini melalui channel online yang ada. Saya sendiri merasa cukup terkesima dengan forum Maiyahan termasuk Kenduri Cinta. Ini karena forum ini bagi saya sangat komprehensif, berisi dan pastinya bernilai.

Forum Diskusi Multidimensi dan Mutikultural

Di sini kita bisa menyimak uraian dari beberapa narasumber yang kompeten dan ahli dibidangnya. Pembahasan atau diskusi dalam forum ini juga bersifat multidimensi, walaupun beberapa forum maiyah menggunakan tema tertentu saat itu. Berbagai pembahasan dari masalah kebangsaan, ekonomi, politik, sosial-budaya, agama dan elemen kehidupan bisa dibahas secara mendalam dan bisa jadi memiliki sudut pandang berbeda dari pendapat umum.

Foto: jamaah maiyah Kenduri Cinta/dokumentasi Kenduri Cinta

Dalam forum maiyah ini, siapa pun bisa datang dan gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Forum sendiri biasanya dimulai pada malam hari mulai pukul 08.00 waktu setempat. Hebatnya, tak jarang diskusi akan berjalan sepanjang malam hingga waktu berganti hari sampai berakhir menjelang subuh. Meski forum berlangsung pada malam hari, semua yang hadir bisa tertib tanpa harus ditertibkan dan menjaga keamanan masing-masing tanpa harus diberikan aturan.

Selain diskusi, dalam forum maiyah ini kita juga bisa bersantai dengan mendengarkan beberapa pertunjukan budaya seperti musik, musikalisasi puisi, teater, tari dan lain sebagainya. Setelah beberapa termin pembahasan, dalam forum ini juga dihadirkan diskusi dengan jamaah maiyah (sebutan orang-orang yang hadir dalam forum). Nah dalam diskusi ini jamaah bisa merespon apa yang telah dijelaskan atau bertanya kepada narasumber.

Interaksi diskusi dan belajar bersama dalam forum maiyah ini menurut saya jelas sangat berarti. Sebab, dalam diskusi dan belajar bersama ini kita bisa mendapatkan banyak ilmu dan hal-hal yang bisa saja tidak kita dapatkan di luar sana. Saya sendiri sudah merasakan setelah mengikuti Kenduri Cinta selama kurang lebih 4 tahun, ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dan diterapkan dalam kehidupan. 


Ditulis Oleh : Asepsandro ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Merawat Tradisi Diskusi Ilmiah dan Belajar Bersama Dalam Forum Maiyahan yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 13:32

0 komentar:

Post a Comment