Antara Ada dan Tiada, Kisah Dulitan dan Tolos (Bagian-1)

Written By Asep Irwan on Monday, 22 February 2016 | 21:55


Ini adalah kisah kecilku dulu. Waktu aku di daerah yang masih sangat jauh dari hiruk pikuk kota di timur pulau Jawa. Kisah dulitan dan tolos (membacanya dengan “o” pada penyebutan “toko”, bukan “tolong”) itu namanya. Dulitan dan tolos adalah dua sosok yang memiliki cerita hampir sama namun berbeda dunia. Dikatakan hampir sama karena mereka berdua adalah sosok yang ditakuti oleh banyak anak kecil, termasuk diriku tentunya saat itu. Dinyatakan berbeda dunia sebab ternyata dua sosok ini tak berada disatu dunia yang sama. Maksudnya bila tolos ada di dunia nyata dan benar-benar ada keberadaannya, maka dulitan adalah sosok fiksi yang tidak nyata keberadaannya.

Kisah Dulitan yang Sangat Menakutkan
Ya dulitan memang merupakan sosok rekaan atau buatan yan diciptakan oleh para orang tua kami untuk menakut-nakuti kami (anak-anak kecil) agar tidak pergi jauh-jauh dari rumah. Dulu kami di desa memang memang sangat suka bermain di luar rumah hingga ditempat yang sangat jauh dan tak mengenal waktu. Dan sosok dulitan akhirnya menjadi hal yang paling menyeramkan saat kami akan pergi bermain jauh dari rumah. Ketakutan ini memang tak berlebihan sebab sosok dulitan yang ada dikisahkan sebagai orang yang membawa clurit atau sabit yang tajam dan keranjang atau sak beras yang akan menyembelih kepala anak-anak kecil jika mendekati mereka. Kepala anak kecil yang sudah dipotong dulitan nantinya akan dimasukkannya ke keranjang atau sak yang dibawanya. Pokoknya saat kami mendengar kisah ini dari orang tua kami, ketakutan selalu kami rasakan.

Kisah Rekaan yang Benar-benar Nyata
Setelah sekian lama cerita ini menghantui kami anak-anak kecil di desa, ternyata setelah dewasa kami baru mengetahui bahwa kisah ini hanya fiktif belaka. Ternyata sosok dulitan yang selama ini dikisahkan oleh orang tua kami hanya rekaan belaka. Kami sendiri sewaktu kecil memang tidak pernah ada yang menjumpai sosok dulitan yang kami takuti itu. Meski sebenarnya tidak ada yang pernah menjumpai, entah kenapa kami selalu sangat takut dengan sosok dulitan waktu itu. Adanya cerita dari mulut ke mulut dari kakak-kakak kami mungkin yang jadi penentu mengapa sosok dulitan ini menjadi sangat nyata dihidup kami. Kami baru sadar sekarang dan mengira-ngira sosok dulitan yang kami bayangkan saat itu mirip sekali dengan para pemulung yang ada saat ini. Meski secara fisik sama, namun tentunya kisah menyeramkan dulitan dan pemulung tentunya tidaklah sama.

Sosok Dulitan yang Lenyap Ditelan Zaman
Kini sosok dulitan yang merupakan kisah rekaan ini sudah benar-benar lenyap dan tiada. Pasalnya, saat ini anak-anak zaman sekarang sudah tak mengetahui sosok yang bernama dulitan ini dari ayah, ibu dan kakaknya. Bisa jadi memang aktivitas anak-anak sekarang yang lebih suka diam di rumah menjadi alasan mengapa orang tua mereka tak lagi menceritakan kisah dulitan. Ya kalau anak-anaknya sudah tak lagi bermain jauh untuk apa juga sih ditakut-takuti dengan sosok dulitan. Hehehe.. :)

To be continue ... (“Kisah Tolos di desaku”)

Nusantara, 22 Februari 2016

Ditulis Oleh : Asep Irwan ~asepsandro

Muh.Akram Anda sedang membaca artikel berjudul Antara Ada dan Tiada, Kisah Dulitan dan Tolos (Bagian-1) yang ditulis oleh asepsandro yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Blog, Updated at: 21:55

0 komentar:

Post a Comment